JAKARTA, KILAS24.COM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta menyediakan solusi untuk mengurus Nomor Induk Kependudukan atau NIK dan Kartu Keluarga atau KK yang tidak valid. NIK dan KK yang tidak valid atau tidak sesuai berarti belum terdata secara baik dalam pendaftaran layanan nasional.
Untuk itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta menyediakan QR Code untuk warga yang mengalami kendala Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) yang tidak sesuai atau valid dalam pendaftaran layanan nasional.
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, disediakannya QR Code ini guna menindaklanjuti laporan warga yang kesulitan melengkapi persyaratan administrasi layanan nasional terkait NIK dan KK yang tidak valid atau belum termutakhirkan.
Baca Juga: 2 Cara Cek Kelolosan Kartu Prakerja Gelombang 21
Simak Juga: Cek Link Beli Sembako Murah KJP di Sini, Simak Caranya Dapatkan Antrian
“Temuan di lapangan ini membuat warga sulit bahkan ditolak untuk mendapatkan layanan seperti BPJS, NPWP, Perbankan, SIM card hingga vaksinasi. Ini menjadi perhatian kami, sehingga kami buka channel khusus untuk update NIK/KK,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (22/9/2021).
Budi menjelaskan dalam layanan update NIK dan KK di hari pertama ini, hingga pukul 15.20 WIB tercatat sudah ada 613 permohonan. “Ahamdulillah, sore ini sudah bisa ter-update semua,” terangnya.
Budi menambahkan bagi warga negara asing (WNA) yang mengalami kendala serupa juga bisa mengakses QR Code yang sudah disediakan. Mereka yang akan melakukan update Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) bisa memindai QR Code untuk selanjutnya di-update dalam 1×24 jam.
Baca Juga: Pendaftaran KJP: Intip Cara Mudah Cek dan Daftarkan DTKS untuk KJP 2021
“Ini adalah bagian dari ikhtiar kami memberikan pelayanan yang membahagiakan dan menyenangkan bagi masyarakat,” tandasnya.